MODEL MANAJEMEN PENDIDIKAN AGAMA BAGI REMAJA MELALUI PENDEKATAN BOKEP (BERBASIS ORIENTASI KEPEMINPINAN)
Keywords:
kenakalan remaja, pendidikan, kepeminpinanAbstract
Remaja sebagai kelompok usia peralihan antara anak-anak dan dewasa, kurang lebih antara usia 12 dan 20 tahun. Terjadinya perubahan fisik yaitu berkembangnya hormon dan organ-organ seksual, Adanya pencarian dan pemantapan identitas diri, persiapan menghadapi tugas dan tanggung jawab sebagai manusia yang mandiri, Fase ini sering dianggap sebagai fase yang sangat rentan dan tidak stabil dalam tahap perkembangan manusia. Sehingga tidak aneh perbuatan remaja kadang-kadang melampaui batas kenormalan menurut pandangan orang dewasa. Kenakalan remaja merupakan ekses dari pencarian jati diri tersebut, Pendidikan dan kegiatan keagamaan seolah-olah tidak memperlihatkan efek yang signifikan terhadap munculnya sifat positif mereka. Hal ini karena remaja tidak dilibatkan dalam kegiatan positif yang dilakukan orang dewasa secara langsung. Meneliti permasalahan yang menyebabkan timbulnya kenakalan remaja dengan berusaha memahami kecenderungan mereka dan mengadakan model Pendidikan keagamaan dengan pendekatan berbasis orientasi kepeminpinan serta melibatkan mereka dengan berbagai kegiatan sosial dianggap sangat efektif untuk menarik perhatian mereka.