EKSISTENSI PENDIDIKAN PESANTREN: KRITIK MODERNISASI PESANTREN

Authors

  • Dr. Endang Solihin Universitas Islam KH. Ruhiat Cipasung Author
  • Deni Pandu Lutfi Efendi Universitas Islam KH. Ruhiat Cipasung Author

Keywords:

pesantren, modernisasi, kritik sosial, nilai tradisi, kitab kuning, transformasi pendidikan

Abstract

Modernisasi pesantren merupakan keniscayaan dalam menghadapi dinamika sosial, budaya,  dan teknologi yang terus berkembang. Namun, proses modernisasi ini tidak lepas dari berbagai kritik, terutama terkait potensi lunturnya nilai-nilai tradisional pesantren seperti spiritualitas, adab   santri, eksistensi kitab kuning, serta kecenderungan komersialisasi pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkritisi dampak modernisasi pesantren secara mendalam, serta menawarkan pendekatan konseptual sebagai solusi alternatif agar modernisasi tidak menjauhkan pesantren dari jati dirinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka (library research). Sumber data diperoleh dari literatur akademik, jurnal-jurnal dan  buku-buku kajian pesantren, serta hasil penelitian sebelumnya yang relevan. analisis dilakukan secara kritis dengan pendekatan teoritis dari tokoh-tokoh seperti Azyumardi Azra, Zamaksyari Dhofier, dan Kuntowijoyo terkait perubahan sosial dan pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modernisasi pesantren cenderung efektif dalam aspek manajemen, teknologi, dan kurikulum umum, tetapi memiliki dampak negatif terhadap keberlangsungan nilai-nilai tradisional. Untuk itu, dibutuhkan strategi reaktualisasi nilai-nilai pesantren, integrasi kurikulum kitab kuning dan modern, serta penguatan peran kyai sebagai penjaga nilai dan agen transformasi sosial. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya formulasi model modernisasi berbasis nilai (value-based modernization) sebagai pendekatan berkelanjutan bagi pesantren di masa depan.

Downloads

Published

2025-09-06