STRATEGI KEPEMIMPINAN PEREMPUAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN DI PESANTREN
Keywords:
Strategi, perempuan, PendidikanAbstract
Latar Belakang: Islam merupakan agama yang sangat menghargai dan menghormati perempuan serta laki-laki, dihadapan Tuhan baik laki-laki maupun perempuan adalah sama tidak ada yang berbebeda kecuali ketakwaan kepadaNya. Namun demikian masih banyak sekali yang meragukan kepemimpinan perempuan tidak hanya dalam meningkatkan pendidikan tapi pengembangan sumber daya, pembangunan dan masih banyak lagi, tapi di Pesantren Pondok Kebon Jambu Al-Islamy Cirebon pemimpin untuk pesantren tersebut adalah perempuan dan ini mematahkan statement yang mengatakan bahwa apabila suatu kaum dipimpin oleh perempuan maka hancuran kaum itu tapi nyatanya banyak sekali suatu kaum yang dipimpin perempuan makin berdaya dan menunjukkan siapapun bisa menjadi pemimpin sebagian mana yang diperlihatkan oleh ibu Masriyah Amva ia berhasil mengembangkan pesantren yang dipimpinnya. Tujuan: Untuk mengetahui dan mendeskripsikan karakteristik kepemimpinan yang digunakan oleh ibu nyai masriyah amva di pondok kebon jambu al islamy Cirebon dan strategi apayang digunakan oleh ibu nyai masriyah amva di pondok kebon jambu al islamy cirebon sehingga beliau mampu menjadi pemimpin di pondok tersebut. Metode: Metode yang digunakan ialah deskriptif analisis, teknik pencarian data studi perpustakaan, teknik analisa datanya teknik documentasi berupa literature peristiwa, sumber data primernya dari Alquran, serta buku yang ditulis oleh beliau berjudul Cara Mudah Menggapai Impian, sumber data sekunder buku dan jurnal jurnal tentang strategi kepemimpinan perempuan. dan metode yang digunakan Library Research. Hasil Penelitian: Penelitian ini menemukan Strategi kepemimpinan yang dipakai Nyai Masriyah Amva bisa dibilang kepemiminan yang karismatik dimana beliau selalu mengajak dalam hal kebaikan dan ibadah seperti yang dijabarkan dalam ciri-ciri pemimpin karismatik. Selain itu Masriyah Amva juga dikatan memiliki pola kepemimpinan kolektif dimana pesantren sendiri sudah berbentuk yayasan sebagai wadah dan menjadi organisasi impersonal, pembagian wewenang dalam tata laksana kepengurusan diatur secara fungsional, sehingga akhirnya semua itu diwadahi dan digerakkan menurut tata aturan manajemen modern. Straegi kepemimpinan Masriyah Amva juga memiliki strategi kepemimpinan demokratis ini dintandai sikap beliau yang selalu terbuka, melibatkan segala elemen-elemen penting yang ada di Pondok Pesantren guna kemajuan pondok serta bersifat terbuka atas pilihan putra putrinya dalam segala hal, menghargai pendapat dan pilihan orang lain. Simpulan: Ibu Masriyah Amva, pemimpin Pondok Pesantren Kebon Jambu Al-Islamy, dikenal dengan kepemimpinan yang kharismatik, dan melayani. Ia aktif melibatkan semua elemen pesantren dalam pengambilan keputusan dan selalu terbuka terhadap aspirasi santri. Beliau juga menekankan kesetaraan gender dan percaya bahwa perempuan bisa menjadi pemimpin.

