TEORI HIERARKI ABRAHAM MASLOW MENURUT PERSPEKTIF AL- QUR’AN
(Tinjauan Manajemen Pendidikan Islam)
Keywords:
Abraham Maslow, manajemen pendidikan Islam, kebutuhan manusia,Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan kondisi Manusia sebagai makhluk sosial yang mempunyai peran penting sebagai khalifah yang mengandalkan kebutuhan dalam diri. Manusia berusaha untuk self worth untuk dirinya sendiri, begitu juga harus memimpin orang lain. Kebutuhan manusia adalah pokok sentral dalam seni mengatur atau memanajemen diranah pendidikan. Untuk mewujudkan hal tersebut, manusia penting mengetahui bagaimana kebutuhan teori maslow berdasarkan ayat ayat Al-Qur’an, kemudian slah satu ayat-ayat yang menjadi rujukan ialah:QS. Az-Zumar [39]: 10, QS. Al-Baqarah [2]: 30, QS. An-Nahl [16] : 112, QS. An-Nahl [16]: 112, QS. Al-Baqarah [2]: 172. Maka dari ayat-ayat tersebut memuat 5 kebutuhan teori maslow yang akan ditinjau dalam ranah manajemen pendidikan Islam. Adapun metode yang diambil dengan pendekatan kualitatif dan metode library research (kajian Pustaka) . Adapun hasil penelitian ini memberikan pengetahuan bahwa kebutuhan manusia ini sepenuhnya harus ada dalam dirinya, namun untuk membentuk pada potensi yang sesuai maka pendidikan harus di integrasikan secara konstruktif ke dalam fungsi-fungsi manajemen pendidikan Islam seperti perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Dengan menerapkan pendekatan ini, lembaga pendidikan Islam dapat menciptakan lingkungan belajar yang aman, manusiawi, dan mendukung tercapainya tujuan pendidikan: membentuk insan kamil yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.

