REKONSTRUKSI KIAI PESANTREN MODERN PADA PENGEMBANGAN MUTU PESANTREN
(Penelitian Di Pondok Pesantren Darussalam Rajapolah Tasikmalaya)
Keywords:
Rekonstruksi, Kiai modern, mutu pesantren, Pesantren ModernAbstract
Pesantren merupakan lembaga pendidikan yang memiliki peran penting dalam pengembangan sumber daya manusia di Indonesia. Dalam konteks modern, diperlukan rekonstruksi peran kiai untuk meningkatkan mutu pendidikan pesantren. Rekonstruksi ini mencakup aspek kurikulum, manajemen, dan pendekatan pedagogis yang sesuai dengan kebutuhan zaman. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengembangan Pesantren Modern yang digunakan di Pondok Pesantren Modern Darussalam Rajapolah Tasikmalaya dalam meningkatkan Mutu Pesantren. Menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dan menggunakan metode penelitian Etnografi yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Modern Darussalam Rajapolah Tasikmalaya dengan teknik pengumpulan data melakukan wawancara kepada narasumber yang merupakan asatidz Pondok Pesantren melakukan observasi yaitu pengambilan data dengan pengamatan secara ke lokasi penelitian, melakukan dokumentasi yaitu pengambilan foto/gambar di lokasi penelitian. Tahap penelitian etnografi sebagai berikut,1) Menentukan lokasi dan Subjek,2) Mengadakan wawancara Etnografi, 3) Mengambil catatan Lapangan 4) Menganalisis domain 5) Menganalisis Taksonomi 6) Menganalisis Komponen 7) Tematik dan Kontras 8) Menyusun Laporan Etnograpi.
Hasil penelitianya ialah pondok pesantren Modern Darussalam Rajapolah bahwa: (1) Eksternalisasi Kiai Pesantren Modern pada Pengembangan Mutu Pesantren Pesantren berinteraksi dan berkontribusi kepada masyarakat, menjalin kemitraan dengan berbagai pihak, dan memperluas pengaruh positif pesantren di luar lingkup internalnya. Memperkenalkan dan menerapkan nilai-nilai, visi misi, serta program-program pesantren ke lingkungan luar pesantren. (2) Objektivikasi Kiai Pesantren Modern pada Pengembangan Mutu Pesantren Pesantren Bahwa proses ini berperan penting dalam meningkatkan kualitas Pendidikan dan manajemen pesantren. Objektivikasi memungkinkan evaluasi yang sistematis dan terukur terhadap berbagai aspek pesantren, seperti kurikulum, kualitas pengajaran, fasilitas, dan pencapaian santri. (3) Internalisasi Kiai Pesantren Darussalam pada Pengembangan Mutu Pesantren Aspek kehidupan pesantren sangat penting untuk membangun karakter, penanaman visi misi, dan nilai-nilai pesantren melalui Pendidikan, kegiatan sehari-hari, dan teladan dari pemimpin dan pengajar. (4) Gaya kepemimpinan yang digunakan di pondok Pesantren Darussalam rajapolah Tasikmalaya yaitu kepemimpinan kharismatis, memiliki kekuatan energi daya tarik dan pembawa yang luar biasa untuk mempengaruhi orang lain, Dan selanjutnya Kepemimpinan demokratis berorientasi pada manusia dan memberikan bimbingan yang efisien kepada para pengikutnya. pendahuluan atau latar belakang tentang topik penelitian atau kajian yang dilakukan.

