IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERBASIS EDUCATIONAL NEUROSCIENCE DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER PESERTA DIDIK DI MI ANDALAN CIJANTUNG CIAMIS
Keywords:
implementasi pembelajaran, educational neuroscience, pembentukan karakterAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan yang kuat antara intelektual dan spiritual yang disebabkan oleh degradasi moral dan karakter terutama di lingkungan sekolah. Hal itu terjadi dikarenakan sistem pendidikan yang berlaku saat ini hanya berfokus pada aspek kognitif. Maka, diperlukan strategi pembelajaran yang dapat mengoptimalkan berbagai aspek dalam ranah pendidikan yaitu educational neuroscience. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui model pembelajaran berbasis educational neuroscience dalam pembentukan karakter peserta didik di MI Andalan Cijantung Ciamis, 2) mengetahui implementasi pembelajaran berbasis educational neuroscience dalam pembentukan karakter peserta didik di MI Andalan Cijantung Ciamis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis etnografi. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan tiga langkah yaitu: reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Model pembelajaran yang dilakukan MI Andalan untuk mendukung implementasi pembelajaran berbasis educational neuroscience dalam pembentukan karakter adalah sebagai berikut: Multiple Intelligences Based, Collegial System, Class Character Theme, Project Internative Learning, Pengembangan Diri, Parenting Short-Course, Briefing dan Training, Religious Program, Pola Gizi Seimbang, Technology Based Learning, Pengembangan Madrasah Berkelanjutan, 2) Perencanaan pembelajaran dilakukan oleh guru yaitu membuat RPP dengan mengacu pada kurikulum yang ditetapkan. Pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan syntax Brain Based Learning yaitu: pra-pemaparan, persiapan, inisiasi dan akuisisi, elaborasi, inkubasi dan memasukkan memori, verifikasi dan pengecekan keyakinan, serta perayaan dan integrasi. Evaluasi pembelajaran dilakukan melalui penilaian tes tulis dan observasi sikap. Dengan Educational Neuroscience, melalui prinsip Brain Based Learning, maka memungkinkan dalam pembentukan karakter peserta didik di MI Andalan yaitu: 1) tahap pra-pemaparan dapat membentuk karakter religius, disiplin dan rasa ingin tahu, 2) tahap persiapan dapat membentuk karakter peduli lingkungan dan tanggung jawab, 3) tahap inisiasi dan akuisisi dapat membentuk karakter kerjasama, toleransi, dan gemar membaca, 4) tahap elaborasi dapat membentuk karakter berpikir kreatif dan kreativitas, 5) tahap inkubasi dan memasukkan memori dapat membentuk karakter sadar diri dan tanggung jawab, 6) tahap verifikasi dan pengecekan keyakinan dapat membentuk karakter jujur dan kerja keras, 7) tahap perayaan dan integrasi dapat membentuk rasa syukur dan keinginan untuk terus berkembang.

