KATA SERAPAN BAHASA INDONESIA DALAM AL-QUR’AN PERSPEKTIF ILMU DILALAH
Keywords:
Kata serapan, al-qu’ran dan balaghah, Ilmu dilalahAbstract
Latar belakang :Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kajian tentang kata serapan dari bahasa Arab dalam Al quran untuk dapat menghindari kesimpangsiuran dan kesalahan dalam menginterpretasi makna kata serapan bahasa Arab yang telah menjadi kata baku dalam bahasa Indonesia khususnya dalam memaknai Al quran.Tujuan : Pengkajian ini diperlukan untuk menjelaskan titik persamaan dan perbedaan makna kata serapan baik pada bahasa sumber maupun bahasa penyerap. Selain itu kritikan diperlukan untuk meninjau kembali perubahan makna kata serapan bahasa Arab untuk memberikan pemahaman yang sesungguhnya pada kata serapan. Metode : Jenis penelitian ini kualitatif dengan metode penelitian deskriptif serta teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu studi kepustakaan (Library Research). Hasil penelitian : Dalam surat al-baqarah ayat 1-143, penulis menemukan 133 kata serapan Bahasa Indonesia Kata serapan tersebut dari yang terdiri dari 263 bentuk kata dan berjumlah 509 kata.Kata serapan tersebut diklasifikasikan dalam kajian kata sesuai perubahan makna antara makna dalam kamus besar Bahasa indonesia dan makna tafsir kata yaitu perubahan makna meluas, perubahan makna menyempit, perubahan makna tetap dan perubahan makna total. Berdasarkan jenisnya data tersebut menunjukkan bahwa sebanyak 43 kata mengalami perubahan makna meluas, 21 kata mengalami perubahan makna menyempit, sebanyak 18 kata mengalami perubahan makna total. Sisanya sebanyak 51 kata merupakan kata yang tidak memiliki perubahan makna atau biasa disebut memiliki persamaan makna (makna yang tetap).

