KEPEMIMPINAN PEREMPUAN DI LEMBAGA PENDIDIKAN FORMAL YAYASAN PESANTREN CIPASUNG

Authors

  • Dr. H. Ahmad Zaki Mubarak, M.Pd., M.Si. UNIK Cipasung Author
  • Rizki Abdul Rohman UNIK Cipasung Author

Keywords:

Kepemimpinan Perempuan, Lembaga Pendidikan Formal, Yayasan Pesantren Cipasung

Abstract

Latar belakang: Penelitian ini dilatar belakangi adannya kepemimpinan perempuan yang memungkinkan pro dan kontra. Mereka masih beranggapan bahwa yang berhak menjadi pemimpin adalah kaum laki-laki, bahkan ada sebuah istilah bahwa suatu lembaga atau negara akan rusak jika di pimpin perempuan. Anggapan seperti ini sebenarnya masih perlu dipertanyakan lagi kebenarannya. Ini sebenarnya masih kuatnya budaya patriaki yang ada di masyarakat kita, sehingga perempuan di tempatkan sebagai orang yang bekerja di wilayah domestik. Tujuan: Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk memahami kepemimpinan perempuan menurut islam. Untuk mengetahui pertimbangan pengangkatan pemimpin perempuan di lembaga pendidikan formal Yayasan Pesantren Cipasung. Untuk memahami gaya kepemimpinan perempuan di lembaga pendidikan formal Yayasan Pesantren Cipasung. Untuk memahami faktor-faktor yang menjadi pendukung dan penghambat kepemimpinan perempuan di lembaga pendidikan formal Yayasan Pesantren Cipasung. Untuk memahami faktor-faktor yang menjadi pendukung dan penghambat kepemimpinan perempuan di lembaga pendidikan formal Yayasan Pesantren Cipasung. Metode penelitian: Untuk mendapat data tersebut maka dilakukan penelitian dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan berdasarkan penelitian studi kasus (case study). Studi kasus ini merupakan jenis pendekatan yang digunakan untuk menyelidiki dan memahami sebuah kejadian atau masalah yang telah terjadi dengan mengumpulkan berbagai macam informasi yang kemudian diolah untuk mendapatkan sebuah solusi agar masalah yang diungkap dapat terselesaikan. Secara garis besar penelitian ini dilakukan dengan tahapan observasi dan wawancara. Hasil penelitian: Adapun hasil penilitian ini menunjukan bahwa kepemimpinan perempuan dalam islam diperbolehkan. Karena, Kualitas seseorang di tentukan dari ketaqwaannya. Setiap kalian adalah pemimpin dan akan bertanggung jawab atas kepemimpinannya. Sistim pengangkatan pemimpin di lembaga formal Yayasan Pesantren Cipasung dilakukan secara aklamsi yang melibatkan keluarga besar pesantren. Gaya kepemimpinan yang digunakan oleh kepala sekolah perempuan di lembaga pendidikan formal Yayasan Pesantren Cipasung ini cenderung ke demokratis. Faktor penghambatnya yaitu: ego perempuan dan hambatan sikap pandang. Sedangkan faktor pendukungnya yaitu: motivasi dan kepercayaan penuh dari Ketua Yayasan dan keluarga besar Pesantren Cipasung, meningkatkan kopetensi, kreativitas, mempelajari hal baru, sifat pemimpin perempuan, kemampuan menyelesaikan masalah.

Downloads

Published

2024-12-29