PENGARUH KEPEMIMPINAN VISIONER KEPALA SEKOLAH DAN PERSEPSI TENTANG KESEJAHTERAAN GURU TERHADAP KOMITMEN PROFESIONALISME GURU

Authors

  • Dr. H. Endang Solihin, M.Si. UNIK Cipasung Author
  • Epul Saepul Zalil UNIK Cipasung Author

Keywords:

Pengambilan Keputusan, pendidikan Pesantren, Kepemimpinan Kiai, Manajemen Pesantren

Abstract

Tradisi kepemimpinan pesantren merupakan warisan dari budaya dan tradisi Jawa pra-Islam, di mana budaya dan tradisi jawa menganut sistem kasta yang mana kultur keturunan sangat kental. Dalam tradisi pra-Islam lembaga pendidikan yang dipimpin oleh para Brahmana atau pendeta juga secara turun-temurun. Tradisi inilah yang sampai saat ini dianut oleh banyak kalangan pesantren, dimana kepemimpinannya selalu jatuh pada keturunan Kiai pesantren tersebut. 

Kepemimpinan dan pengambilan keputusan di pondok pesantren mempunyai keunikan yang sangat berbeda dibandingkan dengan pada lembaga umumnya. Hal ini terkait dengan posisi kiai yang memiliki peran dan posisi sangat menentukan dalam struktur kepemimpinan pesantren. Fokus penelitian ini antara lain (1) dasar pertimbangan dalam pengambilan keputusan, (2) mekanisme pengambilan keputusan, (3) personalia yang terlibat dalam pengambilan keputusan, dan (4) faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan.

Penelitian ini adalah jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yang dipergunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi.

Nilai-nilai dasarnya dalam pengambilan keputusan adalah syari'at Islam, masalah yang dihadapi, asas musyawarah, pengalaman masa lampau, asas manfaat, dan orientasi masa depan. Prosesnya melalui identifikasi masalah, analisis masalah, membuat altenatif pemecahan masalah, membandingkan dan memilih altenatif yang terbaik, menetapkan keputusan, melaksanakan hasil keputusan dan memberikan kontrol, evaluasi dan follow-up. Personalianya adalah Majelis Syuro, Majelis Tanfidziyah, dan Majelis Mustasyar. Faktor-faktornya adalah keadaan internal organisasi, keadaan eksternal organisasi, tersedianya Informasi yang diperlukan, kepribadian dan kecakapan pengambilan keputusan.

 

Kata-kata Kunci

 — 

Downloads

Published

2024-12-29