UPAYA KEPALA SEKOLAH DALAM MENGATASI STRES KERJA GURU
Keywords:
Upaya Kepala Sekolah, Stres Kerja Guru, SMA Islam Cipasung, Sekolah Berbasis PesantrenAbstract
Latar belakang: stres telah menjadi pengalaman umum bagi siapa saja termasuk pada kalangan akademik, industri, bisnis, sosial, dan pekerjaan lainnya. Setiap perkerjaan mempunyai sumber stres yang potensial dan berbeda-beda tingkatannya. Bagi pendidik dan tenaga kependidikan stres bisa disebabkan oleh tuntutan pekerjaan atau masalah pribadi. tujuan: dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui identifikasi stres kerja dan upaya kepala sekolah dalam mengatasi stres kerja guru diantaranya perencanaan, pelaksanaan, evaluasi metode penelitian: dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik analisi data dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil: dari penelitian ini diperoleh gambaran identifikasi stres kerja guru dari 5 informan di SMA Islam cipasung yaitu: bentuk stres kerja yang dialami lima orang guru adalah mudah lelah, serba salah, perasaan tidak nyaman, tertekan, sensitif dan emosional. Penyebab stres: pekerjaan yang komplek, ambiguitas peran, kondisi ekonimi, hubungan interpersonal, tingkah laku siswa. Dampak stres: mengajar tidak maksimal, tidak ada kepuasan dalam bekerja, kondisi kesehatan menurun, mood yang buruk, tidak semangat mengajar. Solusi: manajemen waktu, melakukan pekerjaan yang mampu, meminta bantuan guru BK, mengatur keuangan, meminta bantuan rekan kerja. Pada upaya kepala sekolah dalam mengatasi stres kerja guru bahwa pada penelitian ini melihat terdapat dua pendekatan dalam mengatasi stres kerja yaitu pendekatan individual yang terdiri dari: senyum,salam, sapa (3S), kunjungan rumah, sharing/konsultasi, konseling, olahraga. Sedangkan pendekatan organisasional terdiri dari: motivasi dan ucapan terimakasih, bimbingan, studi tour,honorarium, perlombaan. Dari hasil penelitian ini ter Akhiri dengan kesimpulan yang dilengkapi dengan signifikansi atau dampak dari temuan bagi ilmu pengetahuan serumpun. Implikasi dari penelitian ini yaitu bahwa pendekatan untuk mengatasi stres kerja guru di sekolah bisa dilakukan dengan berbagai cara diantaranya dengan pendekatan individual dan pendekatan organisasional.

