MODEL MANAJEMEN KEBERSIHAN PONDOK PESANTREN
(Studi Etnografi di Pesantren Al-Kautsar 561 Cineam Tasikmalaya)
Keywords:
Manajemen Kebersihan, Pesantren Al Kautsar 561, Manajemen Pendidikan Pesantren, Lingkungan PesantrenAbstract
Selain pengasuhan dan kurikulum, kebersihan merupakan hal yang harus mendapatkan perhatian dalam manajemen pesantren. Pesantren yang tidak bersih akan menimbulkan stigma negatif dari masyarakat dan menurunkan minat para orangtua untuk menyekolahkan anaknya ke pesantren tersebut. Selain itu, pesantren yang tidak bersih menunjukan kontradiksi antara nilai-nilai islam tentang kebersihan dengan pesantren tempat mempelajari islam itu sendiri. Maka dari itu, diperlukan adanya studi mendalam mengenai manajemen kebersihan pondok pesantren untuk menjawab problem-problem tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti bagaimana perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan efektivitas model manajemen kebersihan di Pesantern al-Kautsar 561 Cineam Tasikmalaya. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan metode studi etnografi. Sumber data diambil dengan teknik wawancara mendalam kepada stakeholders pesantren, observasi langsung ke lapangan, serta menganalisis dokumen-dokumen yang berkaitan dengan program kebersihan.Data kemudian dianalisis dengan mereduksi, menampilkan dan menyimpulkan. Hasil penelitian menunjukan bahwa model perencanaan di pesantren ini dilakukan dengan menentukan tujuan dengan membuat program tren clean, model pelaksanaan dilakukan dengan menerapkan standar operasional prosedural, model evaluasi dilakukan secara rutin dan tentatif, serta efektivitas model yang ditunjukkan dengan meningkatnya minat belajar serta menurunnya angka penyakit yang diakibatkan lingkungan yang tidak bersih. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi pemantik untuk menghasilkan lingkungan pesantren yang bersih.

