PENGARUH SARANA-PRASARANA DAN KINERJA GURU TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMK ISLAM CIPASUNG
Keywords:
Sarana-Prasarana, Kinerja Guru, Minat Belajar Siswa, SMK Cipasung, Pesantren CipasungAbstract
Latar Belakang: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya sekolah yang masih belum memadai dalam penyediaan alat bantu belajar atau sarana-prasarana sehingga siswa kurang optimal dalam mengikuti pembelajaran. Tujuan: : 1) Untuk mengetahui pengaruh sarana-prasarana terhadap minat belajar siswa, 2) pengaruh kinerja guru terhadap minat belajar siswa, 3) pengaruh sarana-prasarana dan kinerja guru terhadap minat belajar siswa dalam pembelajaran PAI. Metode: pendekatan kuantitatif metode korelasional ex post facto. Data dikumpulkan dengan teknik angket. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 104 peserta, sedangkan sampel yang digunakan adalah 51 orang yang diambil dengan menggunakan teknik analisis regresi ganda. Hasil Penelitian: Dari pengolahan data diperoleh hasil sebagai berikut: hasil pengujian dengan nilai t-hitung X1 adalah 2,490 dengan nilai probability value atau Sig adalah 0,020 < 0,005 yang berarti H0 ditolak. Ini berarti bahwa terdapat pengaruh yang signifikan sarana dan prasarana terhadap minat belajar belajar siswa. Nilai t-hitung X2 adalah 0,583 dengan nilai probability value atau Sig adalah 0,563 > 0,005 yang berarti H0 diterima. Ini berarti bahwa kinerja guru tidak berpengaruh signifikan terhadap minat belajar siswa. Dari data tersebut didapatkan nilai F sebesar 7,642 dengan P-value atau Sig (0,000< 0,005), maka H0 ditolak dan H1 diterima. Ini menunjukkan bahwa sarana prasarana dan kinerja guru berpengaruh secara bersama-sama dan signifikan terhadap minat belajar siswa. Dari hasil perhitungan SPSS pada tabel, maka ditemukan nilai R-Square adalah 0,762 dan nilai Adjusted R-Square adalah 0,742. Nilai ini menunjukkan nilai determinasi, baik mau mengambil yang R-Square atau Adjusted. Sehingga nilai determinasinya adalah 0,742 X 100% = 74,2%. Artinya bahwa sarana prasarana dan kinerja guru berpengaruh kepada minat belajar siswa sebesar 74,2% dijelaskan oleh data. Sisanya 100% - 74,2% = 25,8% adalah dipengaruhi oleh epsilon atau variabel yang tidak diteliti (di luar sarana prasarana dan kinerja guru).

