STRATEGI KEPEMIMPINAN SPIRITUAL KEPALA SEKOLAH DALAM MENGEMBANGKAN BUDAYA MUTU SEKOLAH
(STUDI KASUS DI SDIT IDRISIYYAH TAMANSARI KOTA TASIKMALAYA)
Keywords:
Strategi Kepemimpinan Spiritual, Kepala Sekolah, Mengembangkan Budaya Mutu SekolahAbstract
Latar Belakang: Penelitian ini dilatarbelakangi adanya perkembanganbudaya mutu yang baik dan signifikan di salah satu sekolah yang belum lama berdiri di Kota Tasikmalaya salah satu faktor yang mempengaruhinya dimana Kepala sekolah berfungsi sebagai leader dan manajer di sekolah yang mempunyai peran penting dalam mewujudkan visi dan misi sekolah. Hal ini sesuai dengan peraturan Menteri Pendidikan Nasional dimana kepala sekolah adalah seorang guru yang diberikan tugas tambahan sebagai kepala sekolah atau madrasah untuk memimpin dan mengelola sekolah atau madrasah dalam upaya mengembangkan mutu pendidikan. Mengelola sekolah atau madrasah memerlukan model dan gaya kepemimpinan. Model dan gaya kepemimpinan kepala sekolah bukanlah suatu kebetulan, akan tetapi ada nilai-nilai yang mendasarinya. yaitu dimensi soft yang mempengaruhi terhadap kinerja individu dan perkembangan mutu, yaitu nilai- nilai (values), keyakinan (belief), norma, budaya mutu (culture) pembentuk budaya mutu sekolah merupakan perpaduan nilai-nilai, keyakinan, asumsi, pemahaman, dan harapan yang diyakini oleh warga sekolah serta dijadikan pedoman bagi perilaku dan pemecahan masalah internal dan eksternal yang mereka hadapi dan merupakan dasar dan landasan bagi perubahan dalam hidup pribadi atau kelompok.Tujuan: Tujuan dari penulisan jurnal ini adalah untuk mengetahui hasil dari strategi kepemimpinan spiritual kepala sekolah SDIT Idrisiyyah Tamansari Kota Tasikmalaya. Untuk mendapatkan hasil tersebut maka dilakukan penelitian meliputi konstruksi ajaran kepemimpinan spiritual yang diyakini kepala sekolah dalam mengembangkan budaya mutu sekolah di SDIT Idrisiyyah Tamansari Kota Tasikmalaya, model kepemimpinan spiritual kepala sekolah di SDIT Idrisiyyah Tamansari Kota Tasikmalaya, keunggulan dan kelemahan model kepemimpinan spiritual kepala sekolah dalam mengembangkan budaya mutu sekolah di SDIT Idrisiyyah Tamansari Kota Tasikmalaya, dan implikasi kepemimpinan spiritual kepala sekolah dalam mengembangkan budaya mutu sekolah di SDIT Idrisiyyah Tamansari Kota Tasikmalaya.Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis deskriptif dengan rancangan studi kasus. Metode pengumpulan data yang penulis gunakan berupa metode observasi, wawancara, dokumentasi, dengan pengecekan keabsahan data dengan metode triangulasi, dan konfirmabilitas. Penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif yaitu metode pembahasan yang berusaha mendeskripsikan suatu gejala, peristiwa dan kejadian yang terjadi pada saat penelitian. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan metode reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan spiritual kepala sekolah dalam mengembangkan budaya mutu sekolah dibutuhkan strategi dan proses di lapangan. Adapun strategi mengembangkan budaya mutu di SDIT Idrisiyyah Tamansari adalah 1) menanamkan nilai-nilai sekolah dengan memposisikan diri kepala sekolah sebagai visioner, motivator, komunikator, inovator, edukator, manajemen puncak. 2) penerapan metode keteladanan, pelayanan, pengarahan, pembiasaan, penugasan. 3) menggunakan media tulis, perkataan, perbuatan, kenyataan.
Simpulan: Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa strategi kepemimpinan spiritual kepala sekolah dapat menjadi sumber kunci dalam keberhasilan pengembangan budaya mutu SDIT Idrisiyyah Tamansari dan berimplikasi pada kinerja religius guru, minat orang tua dan masyarakat serta ketercapaian prestasi belajar yang baik.

