MODEL MANAJEMEN PESANTREN QUR’AN AL-FURQON KAMPUNG CIBIRU DESA TANJUNGSARI KECAMATAN SALAWU KABUPATEN TASIKMALAYA

Authors

  • Dr. H. Mizar Ahmad, MA. UNIK Cipasung Author
  • Dede Sulaeman UNIK Cipasung Author

Keywords:

Model Manajemen, Manajemen Pondok Pesantren, Pondok Pesantren Qur'an Al-Furqon

Abstract

Penerapan manajemen pondok pesantren merupakan salah satu kelemahan pondok pesantren pada umumnya, karena pemahaman pondok pesantren adalah lembaga pendidikan tradisional, sehingga pengelolaan manajemennya kurang serius diperhatikan dan sangat konvensional. Berkembangnya model manajemen pondok pesantren, tentunya tidak lepas dari cara pengelolaan manajemen yang baik, terutama pada proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan pembiayaan pondok pesantren tersebut.Oleh karena itu, pengelolaan pondok pesantren, sebaiknya mulai diarahkan kepada manajerial yang aplikatif dan fleksibel, sehingga dapat mengakomodir berbagai kepentingan pihak pimpinan, namun tetap dalam kerangka manajemen yang baik.

Dari latar bekalang di atas, maka penulis tertarik mengadakan penelitian dengan judul “Model Manajemen Pesantren Qur’an Al-Furqon Kampung Cibiru Desa Tanjungsari Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya”. Adapun tujuan penelitian ini adalah ntuk mengetahui konsep manajemen, menganalisa model manajemen dan mengetahui implikasi model manajemen pondok pesantren Qur'an Al-Furqon Kampung Cibiru Desa Tanjungsari Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya pada sistem manajemen pendidikan Islam di Indonesia. Untuk mendapatkan hasil yang baik dalam penelitian ini, maka penulis menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif (survey).

Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Manajemen Pondok Pesantren Qur'an Al-Furqon Kampung Cibiru Desa Tanjungsari Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya memiliki konsep yang dilaksanakan saat ini, yaitu: a. Manajemen sumber daya manusia,  meliputi perencanaan, perekrutan dan pengembangan sumber daya manusia; b. Manajemen sarana prasarana, meliputi material dan nonmaterial; c. Manajemen kurikulum, meliputi perencanaan, organisasi, pelaksanaan, dan pengawasan kurikulum; dan d. Manajemen keuangan, meliputi penganggaran (budgeting), pelaksanaan (akunting), dan evaluasi (auditing); 2) Model manajemen Pondok Pesantren Qur'an Al-Furqon Kampung Cibiru Desa Tanjungsari Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya yang diterapkan, antara lain: model manajemen ilmiah, model manajemen sisitem organisasi dan model manajemen birokrasi; 3) Implikasi model manajemen Pondok Pesantren Qur'an Al-Furqon Kampung Cibiru Desa Tanjungsari Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya pada Sistem Manajemen Pendidikan Islam di Indonesia, antara lain: konstruks karakter Islami, transformasi sosial keagamaan, pola kepemimpinan Kiyai, dan kitab-kitab yang dijadikan rujukan.

Downloads

Published

2024-12-28